KKN UNDIP Desa Dawungan Dorong Inovasi UMKM lewat Edukasi Rak untuk Fermentasi Kombucha
Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro memberikan edukasi mengenai inovasi rak khusus fermentasi kombucha kepada warga Desa Dawungan.
SRAGEN, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) terus mendorong pemberdayaan masyarakat dan usaha mikro melalui inovasi teknologi tepat guna yang terarah dan berkelanjutan.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui program budidaya kombucha di Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, yang menjadi bagian dari pelaksanaan program kerja Multidisiplin 1.
Kegiatan tersebut menyasar para warga dan kelompok penggerak ekonomi di Desa Dawungan. Secara umum, program ini dirancang untuk memperkenalkan potensi produk minuman probiotik kombucha sekaligus memberikan fasilitas penunjang guna menjaga standar kelayakan produksi di skala rumah tangga atau UMKM.
Dalam praktiknya, program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap kendala teknis yang sering dialami pada proses peragian. Fermentasi kombucha sangat sensitif terhadap guncangan, perubahan suhu, dan sirkulasi udara yang tidak merata. Oleh karena itu, pembuatan rak ini dirancang khusus sebagai bentuk optimalisasi dan penjagaan stabilitas selama masa fermentasi kombucha, yang mana inovasi fasilitas ini secara langsung diorientasikan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Catur Cahya Anggara merupakan mahasiswa program studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro, menyampaikan bahwa pendekatan utamanya ditekankan pada transfer pengetahuan teknis kepada masyarakat.
“Kegiatan ini difokuskan untuk mengedukasi pentingnya rak yang dikhususkan untuk fermentasi kombucha. Wadah fermentasi membutuhkan tempat yang stabil, aman dari guncangan, dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar pembentukan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) bisa berjalan dengan optimal,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai proses dasar pembuatan kombucha, lalu dilanjutkan dengan pengenalan fungsi spesifik dari rak rancangan tersebut. Pendekatan perancangan mekanik pada rak ini memastikan bahwa dimensi dan penempatan antar wadah telah diperhitungkan untuk meminimalisir getaran dari lingkungan sekitar..
Program KKN UNDIP di Desa Dawungan ini diharapkan tidak berhenti pada sebatas edukasi semata. Pemahaman operasional serta ketersediaan fasilitas rak fermentasi yang memadai diharapkan dapat menjadi bekal berkelanjutan bagi masyarakat setempat dalam merintis maupun mengembangkan UMKM berbasis produk kombucha di masa mendatang.
Penulis : Catur Cahya Anggara
- Catur Cahya Anggara
- Mahasiswa Progam Studi Rekayasa Perancangan Mekanik, Universitas Diponegoro, Semarang
- Setuju







