Manfaatkan Media Digital, KKN UPGRIS Kelompok 19 Hadirkan Konten Edukatif dan QR Code Informasi Benteng Fort Willem I

Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 19 dan Stand QR Code Informasi Benteng Fort Willem I Ambarawa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 19 melalui Divisi Pariwisata memanfaatkan media digital untuk mengenalkan potensi wisata Benteng Fort Willem I di Desa Lodoyong. Upaya tersebut diwujudkan melalui pembuatan konten edukatif serta penyediaan QR Code yang dapat digunakan pengunjung untuk mengakses informasi mengenai benteng.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengenalan dan promosi potensi wisata lokal. Konten edukatif dibuat dengan menyajikan informasi mengenai Benteng Fort Willem I dalam bentuk yang lebih menarik dan mudah dipahami, khususnya bagi masyarakat dan generasi muda.

Dalam prosesnya, mahasiswa melakukan pengumpulan informasi serta dokumentasi di kawasan Benteng Fort Willem I. Informasi tersebut kemudian dikemas menjadi konten edukatif yang dapat disebarluaskan melalui media digital. Konten ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenal lebih dekat keberadaan serta potensi wisata Benteng Fort Willem I.

Selain membuat konten edukatif, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 19 juga menghadirkan QR Code sebagai media informasi bagi pengunjung. QR Code tersebut ditempatkan pada media informasi di kawasan benteng dan dapat dipindai menggunakan telepon seluler.

Melalui pemindaian QR Code, pengunjung dapat mengakses informasi mengenai *sejarah, kisah, dan fakta menarik di balik Benteng Fort Willem I*. Dengan demikian, pengunjung tidak hanya menikmati kawasan benteng, tetapi juga dapat memperoleh informasi tambahan secara mandiri selama berada di lokasi.

Penggunaan QR Code menjadi salah satu cara untuk menghubungkan informasi digital dengan pengalaman wisata secara langsung. Pengunjung dapat mengakses informasi melalui perangkat yang mereka gunakan tanpa memerlukan media informasi yang panjang atau penjelasan secara langsung.

Kombinasi konten edukatif dan QR Code tersebut diharapkan dapat membantu memperluas penyebaran informasi mengenai Benteng Fort Willem I. Konten digital berperan dalam mengenalkan destinasi kepada masyarakat secara lebih luas, sementara QR Code memberikan akses informasi secara langsung bagi pengunjung di lokasi.

Melalui program ini, KKN UPGRIS Kelompok 19 turut mendukung pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan wisata di Desa Lodoyong. Kehadiran konten edukatif dan QR Code diharapkan dapat menjadi media informasi yang menarik, mudah diakses, serta membantu masyarakat mengenal potensi Benteng Fort Willem I dengan lebih dekat.

  • Imelda Prima Kusumastuti (BK),Imelda Sabrina Duwi Asih (Pendidikan Matematika),Ryan Tectona Rimba Putra (PJKR)
  • Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!