Mahasiwa KKNT Universitas Diponegoro Melakukan Pendampingan Pengembangan Minat dan Bakat Anak melalui Pelatihan Gerakan Dasar Tari Tradisional di Desa Gebugan

Foto Bersama Anak-anak Desa Gebugan

Mahasiswa KKN-Tematik 84 Universitas Diponegoro menggerakan upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan minat dan bakat anak melalui program pelatihan gerakan dasar tari tradisional bagi anak-anak di Desa Gebugan. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen tim KKN Tematik 84 dalam mendampingi generasi muda desa agar tetap dekat dengan kesenian tradisional di tengah maraknya hiburan digital.

Dilaksanakan pada Selasa, 4 Agustus 2026, di Desa Gebugan, pelatihan ini diikuti oleh anak-anak usia sekolah dasar dari  Desa Gebugan. Kegiatan ini digagas oleh Anisa Jilan, mahasiswi Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Diponegoro, sebagai bagian dari program kerja multidisiplin pada bidang kesenian Tim KKN-Tematik 84 Universitas Diponegoro.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak diperkenalkan dengan gerakan-gerakan dasar tari tradisional dari tangan hingga kaki beserta makna filosofis di balik setiap gerakannya. Pelatihan dilakukan secara bertahap dan berulang agar anak-anak dapat memahami gerak dasar dengan baik, mulai dari gerakan yang sederhana. 

Bapak Sukiyanto, selaku Kepala Dusun, menyampaikan dukungannya terhadap program ini dalam sesi diskusi bersama tim KKN. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya sejak usia dini sekaligus memberikan ruang positif bagi mereka untuk mengembangkan bakat di luar kegiatan sekolah.

Mahasiswa KKN Tematik menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mengenalkan tari tradisional, tetapi juga melatih kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kerja sama anak-anak melalui proses berlatih bersama. “Kami ingin anak-anak Desa Gebugan punya ruang untuk mengembangkan bakatnya di bidang seni, sekaligus mengenal dan mencintai budaya tradisional sejak dini,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, semangat anak-anak terlihat cukup tinggi. Mereka aktif dalam mengikuti setiap instruksi gerakan yang diajarkan, meski pada sesi-sesi awal masih memerlukan bimbingan intensif dari mahasiswa pendamping. Suasana latihan berlangsung interaktif, dengan anak-anak yang tidak segan bertanya maupun mencoba mengulang gerakan secara mandiri.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen Tim KKN Tematik 84 Universitas Diponegoro dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sekaligus pelestarian kesenian lokal di Desa Gebugan, sejalan dengan tema utama tim KKN yang turut melibatkan elemen local heroes desa, termasuk anak-anak sebagai generasi penerus budaya.

Dengan demikian, adanya dukungan dari perangkat desa dan antusiasme anak-anak, tim KKN Tematik 84 Universitas Diponegoro optimis bahwa pelatihan ini dapat terus berkelanjutan meski masa KKN telah berakhir. Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil latihan anak-anak dapat menjadi langkah awal regenerasi pelaku seni tari tradisional di Desa Gebugan. (Anisa Jilan).

  • Anisa Jilan N
  • Mahasiwa Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!