Bukan Sekadar Unggah Foto: Mahasiswa Undip Sulap Promosi BUMDes “Serba Barokah” Jadi Lebih Strategis lewat Instagram
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Serba Barokah” di Desa Turus kini tampil dengan wajah baru yang lebih segar di dunia digital. Hal ini tak lepas dari peran aktif mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Novita Dwiandini Wijayanti, yang menggagas program “Pemasaran Digital BUMDes Berbasis Instagram: Strategi Promosi dan Dukungan Pengambilan Keputusan” untuk mendorong unit usaha peternakan ayam petelur milik BUMDes agar semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Program ini bermula dari diskusi mendalam bersama Kepala Penanggungjawab BUMDes Desa Turus untuk mengidentifikasi kebutuhan promosi unit usaha secara tepat sasaran. Dari hasil diskusi tersebut, sesuai permintaan pihak BUMDes, diputuskanlah strategi pemasaran melalui kombinasi dua kanal media sosial sekaligus, yaitu Instagram dan Facebook, guna menjangkau segmen konsumen yang lebih luas dan beragam.
Pelaksanaan program berlangsung melalui pendekatan pendampingan langsung kepada pengurus BUMDes. Meski sempat menghadapi tantangan berupa jadwal pengurus yang tidak selalu tetap dan kerap berbenturan dengan aktivitas operasional sehari-hari — sehingga beberapa sesi pendampingan harus dijadwalkan ulang — semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pengurus BUMDes tak pernah surut.
Berkat konsistensi dan kesabaran dalam pendampingan, program ini pada akhirnya tetap membuahkan hasil yang positif dan berdampak nyata bagi pengurus BUMDes Desa Turus.
Pengurus BUMDes kini telah memperoleh pemahaman yang lebih matang mengenai strategi promosi melalui Instagram dan Facebook. Salah satu capaian konkret dari program ini adalah tersusunnya panduan evaluasi kinerja pemasaran berbasis media sosial, yang dapat dijadikan acuan berkelanjutan bagi pengembangan promosi digital BUMDes ke depannya.
Ke depan, pengurus BUMDes “Serba Barokah” diharapkan dapat melanjutkan pengelolaan akun Instagram secara konsisten dengan mengacu pada panduan evaluasi kinerja pemasaran yang telah disusun bersama. Langkah ini diharapkan mampu mendukung perluasan jangkauan promosi, meningkatkan penjualan produk, sekaligus memperkuat pengenalan BUMDes “Serba Barokah” sebagai identitas media sosial resmi milik desa.
Melalui program ini, mahasiswa Undip sekali lagi membuktikan bahwa sinergi antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan riil masyarakat desa mampu melahirkan solusi digital yang aplikatif dan berkelanjutan bagi kemajuan ekonomi desa.
- Novita Dwiandini Wijayanti
- Mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
- Setuju





