Mengenal Sektor Penyakit pada Ternak dan Cara Memutus Siklusnya

Dusun Srumbung Gunung merupakan salah satu desa yang memiliki potensi besar dalam sektor 

peternakan, khususnya peternakan rakyat yang dikelola secara mandiri oleh warga. Sektor ini menjadi 

salah satu penopang perekonomian masyarakat desa, baik melalui hasil susu, daging, maupun produk 

turunan lainnya. Namun, keberlanjutan dan produktivitas usaha peternakan sangat bergantung pada 

kondisi kesehatan ternak yang dipelihara.

Salah satu ancaman utama terhadap kesehatan ternak adalah keberadaan vektor penyakit seperti 

nyamuk, lalat, kutu, caplak, dan kecoak yang dapat menjadi perantara penyebaran berbagai penyakit. 

Apabila tidak dikendalikan dengan baik, keberadaan vektor ini dapat menurunkan produktivitas 

ternak bahkan menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak. Oleh karena itu, edukasi mengenai 

manajemen kesehatan ternak menjadi hal yang penting untuk mendukung kemajuan potensi 

peternakan rakyat di Dusun Srumbung Gunung.

C. Tujuan Kegiatan

• Meningkatkan pemahaman peternak rakyat mengenai jenis-jenis vektor penyakit yang dapat 

menyerang ternak.

• Memberikan edukasi mengenai cara memutus siklus penyebaran vektor penyakit pada ternak.

• Mendorong penerapan praktik kebersihan kandang dan desinfeksi rutin guna menjaga 

kesehatan dan produktivitas ternak. Laporan Kegiatan KKN Tematik Undip 2026 — Desa Srumbung Gunung

Halaman 2 dari 3

D. Materi Penyuluhan

1. Vektor Penyakit pada Ternak

Terdapat beberapa jenis vektor yang umum ditemukan di lingkungan kandang ternak dan berpotensi 

menyebarkan penyakit, antara lain:

• Nyamuk membawa virus dan parasit, misalnya penyebab penyakit Demam Tiga Hari pada sapi.

• Lalat menjadi penyebar bakteri dan kuman, misalnya penyebab mastitis dan penyakit 

pencernaan.

• Kutu dan caplak merupakan parasit penghisap darah yang dapat menyebabkan anemia dan 

infeksi kulit.

• Kecoak membawa mikroba patogen yang berasal dari kotoran dan lingkungan kotor.

Keberadaan vektor-vektor tersebut menjadi ancaman serius karena penyakit dapat menyebar dengan 

cepat melalui perantaraan mereka apabila kondisi kandang tidak dijaga kebersihannya.

2. Cara Memutus Siklus Vektor dan Menjaga Kesehatan Ternak

Untuk mencegah penyebaran penyakit melalui vektor, terdapat dua upaya utama yang disampaikan 

dalam penyuluhan, yaitu menjaga kebersihan kandang dan melakukan desinfeksi rutin.

a) Menjaga Kebersihan Kandang

• Membersihkan kotoran ternak secara rutin.

• Membuang sisa pakan dan air yang tergenang.

• Menjaga ventilasi kandang agar sirkulasi udara baik dan mengurangi kelembapan.

b) Melakukan Desinfeksi Rutin

• Menyemprotkan cairan desinfektan secara berkala.

• Memeriksa celah-celah kandang yang berpotensi menjadi sarang vektor.

• Menggunakan bahan desinfeksi yang tepat dan sesuai anjuran.

Prinsip utama yang disampaikan kepada peternak adalah bahwa kandang yang bersih dan steril 

akan menghasilkan ternak yang sehat, produktif, dan bebas dari vektor penyakit.

E. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2026 di kandang milik peternak rakyat Dusun Srumbung 

Gunung dengan menggunakan metode observasi dan penyuluhan yang dilakukan secara berkelompok 

dengan materi tersendiri untuk tiap orangnya. Tahap observasi dilakukan untuk melihat langsung 

kondisi kandang serta praktik pemeliharaan ternak yang selama ini diterapkan oleh warga. 

Selanjutnya, saya dam tim mahasiswa KKN memberikan penyuluhan secara langsung kepada 

peternak dengan media poster edukasi yang memuat informasi mengenai jenis vektor penyakit ternak 

serta cara pengendaliannya.

Poster yang digunakan sebagai luaran kegiatan ini dirancang secara ringkas dan informatif agar 

mudah dipahami oleh peternak, sehingga informasi mengenai manajemen kesehatan ternak dapat 

diterapkan secara langsung dalam kegiatan sehari-hari. Laporan Kegiatan KKN Tematik Undip 2026 — Desa Srumbung Gunung

Halaman 3 dari 3

F. Dokumentasi Kegiatan

Gambar 1. Mahasiswa KKN menunjukkan poster edukasi “Mengenal Vektor Penyakit pada Ternak” di kandang ternak.

Gambar 2. Tim mahasiswa KKN bersama peternak rakyat Desa Srumbung Gunung usai kegiatan penyuluhan.

G. Penutup

Kegiatan penyuluhan mengenai vektor penyakit pada ternak dan cara memutus siklusnya diharapkan 

dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peternak rakyat Desa Srumbung Gunung dalam 

menjaga kesehatan ternak secara berkelanjutan. Dengan penerapan kebersihan kandang dan 

desinfeksi rutin yang konsisten, diharapkan produktivitas ternak dapat meningkat sekaligus 

mendukung tercapainya SDG 3 mengenai kehidupan sehat dan sejahtera serta SDG 6 mengenai air bersih dan sanitasi layak di lingkungan peternakan desa

  • Muhammad Fahmi Azqia
  • Mahasiswa Program Studi Peternakan, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!