Bersama Warga Menjaga Kesehatan: Mahasiswa KKN Undip Turut Berpartisipasi dalam Pelayanan Kesehatan Desa Gringging
Sragen, 4 Agustus 2026 — Upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak selalu dimulai dari kegiatan besar. Di tingkat desa, pemeriksaan rutin, peran kader, serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro selama melaksanakan program “Penguatan Upaya Promotif dan Preventif melalui Pelayanan Kesehatan Masyarakat Desa Gringging” di Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Belajar dari Pelayanan Kesehatan di Desa
Mahasiswa turut terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan bersama kader dan tenaga kesehatan setempat, mulai dari layanan bagi balita hingga masyarakat dewasa dan lansia.
Salah satu keterlibatan utama dilakukan dalam kegiatan pelayanan di Posyandu Teratai, Dukuh Sulurejo. Mahasiswa membantu pelaksanaan penimbangan dan pengukuran balita serta mendukung kader dalam proses pemantauan pertumbuhan anak. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung pelaksanaan pemantauan pertumbuhan balita sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan stunting di tingkat desa.
Selain kegiatan posyandu, mahasiswa juga turut membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan di UPKD/Puskesmas Pembantu Desa Gringging. Keterlibatan mahasiswa mencakup membantu berbagai proses pelayanan dan administrasi pasien, termasuk pencatatan data pemeriksaan, serta berinteraksi langsung dengan masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan kesehatan. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa dapat mengamati secara langsung alur pelayanan kesehatan di tingkat desa dan kebutuhan masyarakat yang datang untuk melakukan pemeriksaan.
Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) di UPKD/Puskesmas Pembantu dengan membantu proses pemeriksaan dan pendataan peserta, termasuk pengukuran tekanan darah. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berdiskusi dengan kader dan tenaga kesehatan mengenai kondisi kesehatan yang banyak ditemukan di masyarakat, termasuk hipertensi dan diabetes melitus.
Mahasiswa juga mengenali adanya pembagian peran kader berdasarkan fokus permasalahan kesehatan, seperti kader hipertensi dan kader tuberkulosis. Sistem tersebut menunjukkan bahwa upaya kesehatan masyarakat di tingkat desa melibatkan berbagai pihak dengan peran yang saling mendukung, mulai dari pelayanan bagi balita, pelayanan kesehatan di UPKD, hingga pemantauan penyakit kronis pada masyarakat dewasa dan lansia.
Dari Membantu hingga Memahami
Melalui keterlibatan dalam kegiatan posyandu, pelayanan di UPKD, dan Prolanis, serta interaksi dengan kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Gringging. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman tentang keterkaitan antara pemantauan pertumbuhan balita, pelayanan kesehatan masyarakat sehari-hari, pengelolaan penyakit kronis, serta berbagai upaya promotif dan preventif yang telah berjalan di desa.
Program ini mendukung SDGS Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui keterlibatan dalam pelayanan serta upaya promotif dan preventif di tingkat masyarakat, mulai dari pemantauan pertumbuhan dan pencegahan stunting pada balita hingga pelayanan kesehatan dan pengelolaan penyakit kronis pada masyarakat dewasa dan lansia.
Melalui kontribusi sederhana dalam pelayanan yang telah berjalan, mahasiswa berharap dapat turut mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat Desa Gringging sekaligus memperoleh pengalaman nyata dalam menerapkan ilmu kesehatan masyarakat di lapangan.
- Nayla Azzahra
- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
- Setuju







