Digitalisasi UMKM melalui Optimalisasi WhatsApp Business untuk Tingkatkan Pelayanan dan Pemasaran

Mahasiswa KKN Tim II Undip memberikan edukasi dan pendampingan optimalisasi WhatsApp Business kepada pelaku UMKM Desa Dawungan untuk mendukung pelayanan pelanggan dan pemasaran usaha secara digital.

SRAGEN — Dalam upaya mendorong digitalisasi usaha dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan edukasi dan pendampingan optimalisasi WhatsApp Business bagi pelaku UMKM Desa Dawungan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja monodisiplin Program Studi Administrasi Bisnis dengan fokus pada pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung pelayanan dan pemasaran UMKM.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan WhatsApp Business sebagai media komunikasi bisnis yang lebih profesional. Selain sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan, WhatsApp Business memiliki berbagai fitur yang dapat membantu pelaku usaha dalam menampilkan produk, memberikan informasi kepada pelanggan, serta mengelola interaksi dengan pelanggan secara lebih terorganisir.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan penjelasan mengenai cara membuat dan mengatur akun WhatsApp Business, mulai dari pendaftaran nomor, pengisian profil bisnis, hingga pengaturan informasi usaha seperti nama usaha, deskripsi, alamat, dan jam operasional. Pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan berbagai fitur utama WhatsApp Business, seperti katalog produk, Greeting Message, Away Message, Quick Replies, dan Label Pelanggan.

Mahasiswa turut memberikan contoh penerapan fitur-fitur tersebut dalam kegiatan pelayanan sehari-hari. Katalog produk dapat digunakan untuk menampilkan foto, harga, dan informasi produk sehingga pelanggan lebih mudah memperoleh informasi sebelum melakukan pembelian. Sementara itu, fitur Greeting Message, Away Message, dan Quick Replies dapat membantu pelaku usaha memberikan respons yang lebih cepat dan konsisten kepada pelanggan.

Selain memberikan edukasi secara langsung, mahasiswa juga menyusun leaflet panduan penggunaan WhatsApp Business yang berisi langkah-langkah pembuatan akun, pengaturan profil, pemanfaatan fitur bisnis, serta tips dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Leaflet tersebut diharapkan dapat menjadi panduan yang mudah dipahami dan digunakan secara mandiri oleh pelaku UMKM setelah kegiatan selesai.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya memiliki akun WhatsApp Business, tetapi juga mampu memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia untuk mendukung kegiatan usaha. Pemanfaatan WhatsApp Business secara optimal diharapkan dapat membantu UMKM membangun citra usaha yang lebih profesional, meningkatkan kemudahan komunikasi dengan pelanggan, serta memperluas peluang pemasaran produk melalui media digital.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu Administrasi Bisnis dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi digital yang sederhana dan mudah diterapkan, optimalisasi WhatsApp Business diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Dawungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pemasaran, dan berkembang mengikuti kebutuhan pasar di era digital.

  • Adinda Anjani Rambu Basai
  • Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!