Penguatan Branding Produk Teh Kombucha: Upaya Meningkatkan Identitas dan Nilai Jual Produk di Desa Dawungan

Mahasiswa KKN Tim II UNDIP mendampingi masyarakat Desa Dawungan dalam workshop penguatan branding teh kombucha melalui penyusunan identitas merek, sebagai langkah meningkatkan daya tarik, nilai jual, dan daya saing produk lokal.

SRAGEN — Dalam upaya meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk lokal, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan Workshop Penguatan Branding Produk Teh Kombucha melalui Penyusunan Identitas Merek bersama masyarakat Desa Dawungan, pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu Administrasi Bisnis dalam membantu masyarakat membangun identitas produk yang lebih menarik, mudah dikenali, dan memiliki daya saing.

Kegiatan workshop diawali dengan penyuluhan mengenai konsep dasar branding dan pentingnya identitas merek dalam pengembangan suatu produk. Peserta diberikan pemahaman bahwa branding tidak hanya berkaitan dengan pembuatan logo, tetapi mencakup keseluruhan identitas produk, mulai dari nama merek, logo, warna, desain kemasan, hingga cara produk diposisikan di benak konsumen. 

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan materi mengenai unsur-unsur branding yang dapat diterapkan pada produk teh kombucha. Materi meliputi tips menentukan nama merek yang singkat dan mudah diingat, pemilihan warna serta visual logo yang sesuai dengan karakter produk, desain kemasan yang menarik dan informatif. Peserta juga diberikan contoh penerapan masing-masing unsur agar dapat memahami bagaimana identitas merek dapat dibangun secara konsisten.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga memberikan gambaran praktis mengenai pembuatan identitas visual menggunakan aplikasi yang mudah digunakan, seperti Canva. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa membangun branding tidak selalu membutuhkan biaya besar maupun kemampuan desain profesional, tetapi dapat dimulai dari identitas sederhana yang konsisten dan sesuai dengan karakter produk.

Kegiatan workshop mendapatkan respons yang baik dari peserta. Peserta mulai memahami bahwa branding dapat menjadi salah satu strategi untuk membedakan produk teh kombucha dari produk sejenis serta meningkatkan kepercayaan konsumen. Pemahaman mengenai nama merek, logo, kemasan, diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan identitas produk teh kombucha Desa Dawungan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tim II UNDIP berupaya mengimplementasikan ilmu Administrasi Bisnis secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan branding diharapkan tidak hanya membuat produk teh kombucha memiliki tampilan yang lebih menarik, tetapi juga mampu membangun identitas yang kuat, meningkatkan nilai jual, serta mendukung pengembangan produk lokal Desa Dawungan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.

  • Adinda Anjani Rambu Basai
  • Mahasiwa Program Studi Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro
  • Setuju
Butuh bantuan? Chat kami!