Mahasiswa KKN UNDIP Hadirkan Digitalisasi Pendataan Anak Tidak Sekolah di Desa Kendalrejo melalui Template Google Spreadsheet
JATENG.NET, Pemalang, 12 Agustus 2026 – Tegar Caesara Yanuansa, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro dari Program Studi Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, melaksanakan program kerja sosial masyarakat berupa pendampingan pengisian data Anak Tidak Sekolah (ATS) serta pembuatan template pencatatan berbasis Google Spreadsheet di Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Program ini dilakukan bersama Ranti Ayuningsih, perangkat Desa Kendalrejo, untuk membantu proses pendataan dan pembaruan informasi ATS agar lebih sistematis dan mudah dikelola.
Program tersebut dilaksanakan sebagai upaya mendukung perangkat desa dalam mengelola data ATS yang membutuhkan pencatatan secara terstruktur. Sebelumnya, proses pengumpulan dan pembaruan data membutuhkan ketelitian agar informasi dari berbagai wilayah dapat terdokumentasi dengan baik. Melalui pemanfaatan Google Spreadsheet, Tegar membantu menyediakan format pendataan yang dapat mempermudah proses pengisian sekaligus pengolahan data.
Dalam pelaksanaannya, Tegar mendampingi Ranti Ayuningsih dalam menggunakan template yang telah disiapkan. Template tersebut dirancang untuk menampung informasi ATS secara terstruktur sehingga data yang dikumpulkan dapat lebih mudah direkap dan diperbarui. Data juga dapat diolah untuk melihat sebaran berdasarkan usia, wilayah RT, serta status atau keterangan anak.
Hasil pendataan yang ditampilkan dalam media informasi program mencatat 179 data anak usia 9–20 tahun yang tersebar di 3 RW dan 9 RT Desa Kendalrejo. Data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk informasi visual yang menunjukkan sebaran berdasarkan usia, wilayah, serta status anak, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pendidikan anak di desa.
“Saya mencoba membuat template yang sederhana dan mudah digunakan agar proses pendataan ATS tidak perlu dilakukan secara berulang dari awal ketika ada pembaruan data. Dengan format yang lebih terstruktur, data dapat lebih mudah diisi, diperbarui, dan dilihat kembali ketika dibutuhkan oleh perangkat desa,” ujar Tegar Caesara Yanuansa, mahasiswa KKN Tim II UNDIP.
Pendampingan tersebut juga memberikan kesempatan bagi perangkat desa untuk memahami penggunaan template secara langsung. Selain membantu proses input, sistem berbasis Google Spreadsheet memungkinkan data diperbarui secara lebih praktis sehingga informasi yang tersedia dapat tetap mengikuti kondisi terbaru di lapangan.
Ranti Ayuningsih, perangkat Desa Kendalrejo yang mendapatkan pendampingan, mengapresiasi bantuan yang diberikan dalam proses pengelolaan data ATS.
“Dengan adanya template ini, pendataan menjadi lebih terarah dan lebih mudah untuk diperbarui. Kami jadi memiliki format yang lebih jelas untuk menyimpan dan melihat kembali data anak yang sudah dikumpulkan,” ujar Ranti Ayuningsih, perangkat Desa Kendalrejo.
Pendampingan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Pendataan ATS yang lebih terstruktur dapat membantu Desa Kendalrejo memperoleh gambaran mengenai kondisi anak yang tidak sedang bersekolah berdasarkan usia dan wilayah, sehingga informasi tersebut dapat menjadi salah satu dasar dalam memahami kebutuhan pendidikan di tingkat desa. Program ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui penguatan pengelolaan data dan dukungan terhadap proses pengambilan keputusan berbasis informasi. Selain itu, pendataan ATS secara lebih sistematis turut memiliki keterkaitan dengan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, khususnya dalam membantu mengidentifikasi kondisi anak yang berpotensi menghadapi kesenjangan akses pendidikan.
Melalui program ini, Tegar berharap template yang telah dibuat tidak hanya digunakan selama pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan perangkat desa untuk melakukan pembaruan data secara berkala. Pendataan yang lebih rapi diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi desa untuk memahami kondisi anak-anak di wilayahnya dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat terkait pendidikan.
Penulis/Reporter: Tegar Caesara Yanuansa
Kontak Media/Humas: instagram: @tcsraa





