Kenalkan Teknologi Deteksi Dini, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN 1 Mutihan Siaga Bencana Gempa
Kenalkan Teknologi Deteksi Dini, Mahasiswa KKN UNDIP Ajak Siswa SDN 1 Mutihan Siaga Bencana Gempa
KLATEN – Mengingat letak geografis Kecamatan Gantiwarno yang berada di wilayah rawan gempa bumi, kesiapsiagaan masyarakat, khususnya anak-anak, menjadi hal yang krusial. Namun, minimnya alat peringatan dini (Early Warning System) skala rumah tangga dan kurangnya pemahaman mengenai langkah evakuasi yang tepat membuat risiko jatuhnya korban saat bencana masih tinggi.
Merespons kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro 2025/2026, Ardhya Novri Ramadhan, melaksanakan program edukasi bertajuk “Sosialisasi Teknologi Sirine Deteksi Gempa Sederhana dan Simulasi Mitigasi” di SDN 1 Mutihan pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar siswa sekolah dasar guna menanamkan budaya tanggap bencana sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, program ini menggabungkan pendekatan edukasi perilaku dan pengenalan teknologi. Ardhya mendemonstrasikan prototipe alat sirine pendeteksi getaran gempa yang dirancang menggunakan komponen elektronika sederhana. Alat ini bekerja dengan mendeteksi getaran tanah yang kemudian memicu bunyi alarm sebagai tanda peringatan awal bagi warga untuk segera evakuasi.
“Tujuannya adalah mengenalkan kepada siswa bahwa teknologi sederhana bisa membantu menyelamatkan nyawa. Kami ingin membangun mindset bahwa kesiapsiagaan itu bisa dimulai dari alat-alat di sekitar kita,” jelas Ardhya. Para siswa terlihat antusias saat mencoba memicu sensor getaran dan melihat bagaimana alat tersebut bekerja memberikan peringatan.
Selain demonstrasi alat, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi evakuasi mandiri menggunakan metode games interaktif. Siswa diajarkan langkah-langkah keselamatan standar internasional “Drop, Cover, Hold On” (Berlutut, Berlindung, Berpegangan) serta pengenalan jalur evakuasi dan titik kumpul aman di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah dan para guru SDN 1 Mutihan menyambut positif inisiatif ini. Program ini dinilai efektif dalam memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa. Dengan adanya kombinasi pemahaman teknologi deteksi dini dan simulasi fisik, diharapkan siswa SDN 1 Mutihan dapat menjadi agen keselamatan bagi diri sendiri dan keluarganya di rumah.
Penulis: Ardhya Novri Ramadhan, Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro
DPL: Dr. techn. Asep Muhamad S., S.T., M.T
Lokasi KKN: Desa Mutihan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten







