Mahasiswa KKN Kelompok 19 UPGRIS Luncurkan Website dan Peta Digital Kelurahan Lodoyong
Ambarawa, Kabupaten Semarang — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) meluncurkan program kerja unggulan berupa pembuatan website resmi dan peta digital penentu wilayah Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026).
Website yang dibangun memuat informasi seputar profil kelurahan, potensi UMKM warga, destinasi pariwisata lokal, hingga agenda kegiatan kelurahan yang selama ini belum terdokumentasi secara digital. Sementara itu, peta digital dibuat untuk memperjelas batas dan cakupan wilayah administratif Kelurahan Lodoyong.
Lurah Lodoyong, Any Rahmawati, S.E., menyambut baik program tersebut. Ia menilai kehadiran website dapat membantu promosi produk UMKM warga sekaligus mempermudah akses informasi bagi masyarakat maupun pihak luar.
“Selama ini banyak potensi UMKM dan wisata di sini yang belum dikenal luas karena keterbatasan media promosi. Dengan adanya website ini, kami berharap produk warga bisa lebih dikenal dan kunjungan wisata ke Lodoyong meningkat,” ujar Any Rahmawati.
Ia menambahkan, peta digital yang dibuat mahasiswa KKN juga sangat membantu perangkat kelurahan dalam menjelaskan batas wilayah kepada masyarakat maupun instansi terkait.
“Peta ini sangat membantu kami, terutama saat ada urusan administrasi yang membutuhkan kejelasan batas wilayah. Selama ini kami hanya mengandalkan peta manual yang sudah lama tidak diperbarui,” katanya.
Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 19 UPGRIS, Erlangga Abil Pramana, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan jangka panjang kelurahan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Kami ingin meninggalkan sesuatu yang berkelanjutan. Website dan peta ini tidak berhenti setelah KKN selesai, karena perangkat kelurahan sudah kami latih untuk mengelola dan memperbarui kontennya sendiri,” ujar Erlangga.
Ia menyebutkan, proses pembuatan website dan peta memakan waktu sekitar tiga pekan, mulai dari pengumpulan data UMKM, dokumentasi potensi wisata, hingga survei batas wilayah bersama perangkat kelurahan.
“Tantangan terbesar ada di pengumpulan data lapangan, karena banyak data UMKM yang belum terdata rapi. Kami turun langsung ke rumah-rumah warga untuk memastikan datanya akurat sebelum dimasukkan ke website,” tambahnya.
Program ini menjadi salah satu dari sejumlah program kerja unggulan mahasiswa KKN di Kelurahan Lodoyong, yang diharapkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat, khususnya dalam mendukung digitalisasi informasi desa dan pemberdayaan ekonomi warga melalui promosi UMKM dan pariwisata lokal.
- Erlangga Abil Pramana
- Mahasiswa KKN Kelompok 19 Universitas PGRI Semarang
- Setuju





