Aksi Nyata Mahasiswa: Sosialisasi Pencatatan Keuangan Sederhana Dorong Kemandirian UMKM di Desa Dawungan
SRAGEN — Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Masyarakat (Sosmas) mengenai pencatatan transaksi keuangan sederhana bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dawungan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen pada 31 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan mengunjungi lebih dari empat pelaku UMKM lokal untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan pengelolaan keuangan yang masih dihadapi oleh sebagian pelaku UMKM. Melalui pendekatan secara langsung atau jemput bola, mahasiswa dapat menyampaikan materi pencatatan keuangan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.
Berdasarkan hasil kunjungan, mahasiswa menemukan bahwa sebagian pelaku UMKM masih belum melakukan pencatatan transaksi secara rutin. Salah satunya dialami oleh Mbak Indah, seorang penjual cincau keliling. Ia mengaku belum pernah mencatat hasil penjualan maupun pengeluaran usahanya sehingga belum dapat mengetahui keuntungan yang diperoleh secara pasti.
“Selama ini saya tidak pernah mencatat hasil dagangan sama sekali, jadi uangnya mengalir begitu saja tanpa tahu persis keuntungannya,” ungkap Mbak Indah saat dikunjungi.
Permasalahan serupa juga ditemukan pada pelaku usaha penjual cireng. Pengelolaan keuangan usaha masih dilakukan secara sederhana dengan mencampurkan uang pribadi dan uang hasil penjualan.
“Uang pribadi dan uang hasil jualan masih jadi satu (barengan), jadi susah kalau mau hitung modal bersihnya,” ujar pelaku usaha tersebut.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian serta pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Pelaku UMKM juga diperkenalkan dengan metode pencatatan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat pemasukan, pengeluaran, dan mengetahui kondisi keuangan usaha secara lebih teratur.
Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan metode pencatatan dengan aktivitas usaha masing-masing pelaku UMKM agar dapat diterapkan secara mudah dan berkelanjutan. Dengan pencatatan yang lebih teratur, pelaku usaha diharapkan dapat mengetahui arus kas dan hasil usaha dengan lebih jelas.
Kegiatan Sosmas ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Tim II UNDIP dalam menerapkan ilmu akuntansi secara langsung kepada masyarakat. Melalui peningkatan literasi keuangan dan pencatatan sederhana, UMKM Desa Dawungan diharapkan dapat memiliki pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, serta mendukung perkembangan usaha secara berkelanjutan.
- Isna Noviana Basuki
- Mahasiswa Akuntansi Perpajakan, Universitas Diponegoro
- Setuju







